Kamis, 02 Mei 2013

Bahaya Es Teh

Siapa tak suka minum es teh? Rasanya yang manis menyegarkan, berpadu dengan harga murah membuat es teh menjadi minuman favorit di segala suasana, termasuk saat berbuka puasa.
Popularitas es teh terbukti dengan kehadirannya di hampir semua tempat makan, mulai dari kelas warung hingga restoran mahal. Mungkin banyak yang setuju dengan jargon es teh kemasan, ‘Apapun makanannya, minumnya tetap es teh.’
Tapi tahukah Anda, di balik kenikmatannya, es teh menyimpan potensi merugikan bagi kesehatan. Penelitian Loyola University Chicago Stritch School of Medicine mengungkap bahwa konsumsi es teh berlebih meningkatkan risiko menderita batu ginjal.
Seperti dikutip dari laman Times of India, es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan batu ginjal. ‘Bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit batu ginjal, es teh jelas menjadi minuman terburuk,’ kata Dr John Milner, asisten profesor Departemen Urologi, yang tergabung dalam penelitian.
Milner mengatakan, teh panas sebenarnya juga menyimpan efek buruk yang sama. Hanya, takaran penyajian teh panas biasanya lebih kecil. Logikanya, orang meminum teh panas tak akan sebanyak minum es teh. Jarang orang yang mengonsumsi teh panas saat haus. Berbeda dengan es teh, di mana banyak orang sanggup meminumnya lebih dari segelas saat haus dan udara panas.
Pria, wanita posmenopause dengan tingkat estrogen rendah, dan wanita yang pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur paling rentan terpapar dampak buruk es teh. Oleh karenanya, Milner menyarankan, mengganti konsumsi minuman itu dengan air putih, atau mencampurnya dengan lemon. ‘Lemon kaya kandungan citrates, yang dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal,’ kata Milner.
Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.
Peneliti juga mengungkap sejumlah makanan lain yang berpotensi menyimpan efek buruk. Mereka menyebut antara lain: bayam, cokelat, kacang-kacangan, garam, dan daging.
Sebaiknya, konsumsi es teh dan makanan-makanan itu secara moderat demi kesehatan ginjal. Padukan pula dengan makanan tinggi kalsium yang dapat mereduksi oksalat. Dan, tentu saja perbanyak minum air putih.

Tips Cara Membuat Otak Cemerlang

Otak Cemerlang
Otak merupakan salah satu bagian tubuh yang penting karena memuat berbagai pusat yang mengatur tubuh. Tapi ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk membantu menyehatkan otak sehingga tetap terang dan cemerlang.
Untuk membuat otak tetap sehat dibutuhkan asupan makanan yang bisa meningkatkan otak serta melakukan beberapa latihan atau kegiatan yang dapat menjaga fungsi kognitif dari otak.
Berikut ini beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk menyehatkan organ tubuh otak :
Memberikan makanan yang baik untuk otak
Lebih dari setengah bagian otak terdiri dari lemak, karenanya lemak sangat dibutuhkan oleh otak untuk mempertahankan ketajaman berpikir dan berfungsi dengan baik.
Lemak yang dibutuhkan seperti asam lemak omega-3 yang penting untuk fungsi dan perkembangan kognitif otak, serta penggunaan lemak baik seperti minyak zaitun atau minyak canola.
Selain lemak, sayuran hijau juga bisa membantu melindungi otak dari penyakit Alzheimer dan demensia (kepikunan). Berdasarkan studi tahun 2009 yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Neurology menunjukkan bahwa bayam dan sayuran hijau lain yang mengandung folat bisa menangkal demensia dan kondisi penurunan kognitif lainnya.
Makanan dan minuman lain yang bisa meningkatkan kinerja otak adalah blueberry, blackberry, jus anggur ungu, apel, kayu manis dan sayuran seperti brokoli serta kembang kol.
Melenturkan otak
Dr Gayatri Devi selaku ahli saraf menyarankan msyarakat untuk melakukan aktivitas beragam sehingga bisa merangsang bagian otak lain yang mengarah pada kesehatan kognitif secara lebih baik dan menyeluruh.
Kegiatan yang bisa dilakukan adalah melakukan sudoku, lalu beralih ke soal matematika, mendengarkan musik klasik, menari, bermain tenis atau bersosialisasi dengan orang-orang. Beragam kegiatan ini akan menjaga otak dengan baik dan melatih otak agar tidak hanya satu bagian saja yang aktif.
Melakukan olahraga
Dr Devi menuturkan salah satu cara untuk membuat otak menjadi sehat adalah melalui latihan atau olahraga, karena latihan bisa membuat tubuh bekerja dengan baik dan fungsi kognitif menjadi lebih baik.
Dengan mendapatkan aktivitas fisik yang baik akan meningkatkan asupan oksigen dalam otak, memelihara sel-sel otak serta meningkatkan pertumbuhan sel saraf yang baru. Lakukanlah olahraga seperti aerobik 3-5 kali dalam seminggu.